Dunia Ratnaku
Sarana sharing dan pengembangan ide kami
Selasa, 04 Mei 2010
Terima Kasih Bang
Kamis 29 April 2010 ,saya melakukan perjalanan sendiri melalui solo –Jakrta dengan Lion Air , berangkat pk 09.10 ,tapi karena suatu hal delay 30 menit , sampai di Bandara soekarno Hatta sekitar pk 10.30 langsung menuju bagage claim di no 2 ..saya menunggu sampai habis dan tempatnya mau dipakai lagi untuk bagasi dari penerbangan Medan , koper ku tidak ada … waduh mulai panik nih ..jam udah menunjukan pk 11.15 …koper tidak ada …ahkirnya saya tanya sana sini ke petugas ,gak ada respon sampai 3 orang …aku berdoa moga ada orang yang mau peduli dan menolongkiu , ahkirnya dibuatlah laporan kehilangan di bagian bagage lost and refund …saya ditemui oleh seorang pria muda kecil ..maaf tidak tahu namamnya …pria tersebut menolong saya mencarikan koper yang terlebih dulu menanyakan banyak hal kepadaku …yang intinya dia dengan susah payah menanyakan ke bagian transit ,mencari di bagian bagasi yang akan diterbangkan ke kota lain…ahkirnya Puji Tuhan ..ketemu di bagian tumpukan barang yang siap diterbangkan ke Banjar masin ….dengan keringat yang bercucuran ,berlari-lari mendapatkan koper ku …dia temui aku dan menanyakan apa benar koper ini yg dimaksud ,ternyata memang benar ..
Saat itu aku hanya bilang terima kasih banyak dengan jerih payahnya …karena pikiran ku juga tertuju pada seminar yang sudah terlambat banyak waktu …seneng banget bisa ketemu koperku , karena kalau sampai koperku tidak ketemu meskipun akan dijanjikan diantar ketempat ,,,nah aku mesti ganti baju apa ,dan selama 3 hari di Jakarta apa mesti beli semua perlengkapan ku …dan saya sempat bertanya pada saat aku menunggu pencarian koperku , katanya pihak Lion Air tidak tanggung jawab memberi kompensasi ,hanya berusaha menemukan aja …lha pikiranku jadi kacau kan , padahal kesalahan pada Pihak Lion Air …Puji Tuhan ada orang yang masih peduli pada tugas dan tanggung jawabnya pada bagian bagage lost and refund…
Sewaktu akan pulang 1 mei 2010 pk 15.20 ..saya sudah bording kemudian keluar lagi akan menemui petugas yang telah menolong saya tgl 29 mei yang lalu , saya pikir akan memberi sekedar tip sebagai ucapan terima kasih , saat mau masuk ke bagian tersebut , saya diharuskan membuat kartu pas , padahal waktu saya hanya tinggal 30 menit sebelum take off , saya sudah terangkan pada petugas niat saya tapi prosedur tetap prosedur ,saya tidak menyalahkan satpam yang tidak memberi ijin , dia menjalankan tugas dengan baik tanpa kompromi , tapi yang saya sesali , saya tidak bisa ketemu dengan petugas yang telah menolong saya , meskipun itu sudah menjadi pekerjaan sehari –hari , tapi bagi saya dia telah menolong saya dengan Luar biasa , dedikasinya terhadap pekerjaan bisa diacungkan jempol .
Buat petugas yang telah menolongku tangal 29 mei 2010 di bagian “ Bagage lost and refund “ Bandara soekarno Hatta , saya mengucapkan terima kasih buannnyyyyakk …Tuhan akan membalas segala kebaikanmu , meskipun teman-temanmu cuek ,dan hanya engkau yang peduli mencarikan koperku sampai ketemu …sekali lagi terima kasih …maaf saya tidak tahu namamu …tapi kebaikan akan dicatat di buku kehidupan …
Salam
Ratna
Rabu, 18 November 2009
Pidato Anak Usia 12 Tahun Bikin forum PBB Terdiam
Cerita ini berbicara mengenai seorang anak yg bernama Severn Suzuki seorang anak yg pada usia 9 tahun telah mendirikan Enviromental Children's Organization ( ECO ).
ECO sendiri adalah Sebuah kelompok kecil anak" yg mendedikasikan diri Untuk belajar dan mengajarkan pada anak" lain mengenai masalah" lingkungan.
Dan mereka pun diundang menghadiri Konfrensi Lingkungan hidup PBB, dimana pada saat itu Seveern yg berusia 12 Tahun memberikan sebuah pidato kuat yg memberikan pengaruh besar ( dan membungkam ) beberapa pemimpin dunia terkemuka.
Apa yg disampaikan oleh seorang anak kecil ber-usia 12 tahun hingga bisa membuat RUANG SIDANG PBB hening, lalu saat pidatonya selesai ruang sidang penuh dengan orang" terkemuka yg berdiri dan memberikan Tepuk Tangan yg meriah kepada anak berusia 12 tahun.
Inilah Isi pidato tersebut: (sumber The Collage Foundation)
Halo, nama Saya Severn Suzuki, berbicara mewakili E.C.O - Enviromental Children Organization
Kami Adalah Kelompok dari kanada yg terdiri dari anak" berusia 12 dan 13 tahun. Yang mencoba membuat Perbedaan: Vanessa Suttie, Morga, Geister, Michelle Quiq dan saya sendiri. Kami menggalang dana untuk bisa datang kesini sejauh 6000 mil. Untuk memberitahukan pada anda sekalian orang dewasa bahwa anda harus mengubah cara anda, Hari ini Disini juga. Saya tidak memiliki agenda tersembunyi. Saya menginginkan masa depan bagi diri saya saja.
Kehilangan masa depan tidaklah sama seperti kalah dalam pemilihan umum atau rugi dalam pasar saham. Saya berada disini untuk berbicara bagi semua generasi yg akan datang.
Saya berada disini mewakili anak" yg kelaparan di seluruh dunia yang tangisannya tidak lagi terdengar.
Saya berada disini untuk berbicara bagi binatang" yang sekarat yang tidak terhitung jumlahnya diseluruh planet ini karena kehilangan habitat nya. kami tidak boleh tidak di dengar.
Saya merasa takut untuk berada dibawah sinar matahari karena berlubang nya lapisan OZON. Saya merasa takut untuk bernafas karena saya tidak tahu ada bahan kimia apa yg dibawa oleh udara.
Saya sering memancing di di Vancouver bersama ayah saya hingga beberapa tahun yang lalu kami menemukan bahwa ikan"nya penuh dengan kanker. Dan sekarang kami mendengar bahwa binatang" dan tumbuhan satu persatu mengalami kepunahan tiap harinya - hilang selamanya.
Dalam hidup saya, saya memiliki mimpi untuk melihat kumpulan besar binatang" liar, hutan rimba dan hutan tropis yang penuh dengan burung dan kupu". tetapi sekarang saya tidak tahu apakah hal" tersebut bahkan masih ada untuk dilihat oleh anak saya nantinya.
Apakah anda sekalian harus khawatir terhadap masalah" kecil ini ketika anda sekalian masih berusia sama serperti saya sekarang?
Semua ini terjadi di hadapan kita dan walaupun begitu kita masih tetap bersikap bagaikan kita masih memiliki banyak waktu dan semua pemecahan nya. Saya hanyalah seorang anak kecil dan saya tidak memiliki semua pemecahan nya tetapi saya ingin anda sekalian menyadari bahwa anda sekalian juga sama seperti saya!
Anda tidak tahu bagaimana caranya memperbaiki lubang pada lapisan ozon kita.
Anda tidak tahu bagaiman cara mengembalikan ikan-ikan salmon ke sungai asalnya.
Anda tidak tahu bagaimana caranya mengembalikan binatang-binatang yang telah punah.
Dan anda tidak dapat mengembalikan Hutan-Hutan seperti sediakala di tempatnya yang sekarang hanya berupa padang pasir..
Jika anda tidak tahu bagaima cara memperbaikinya.
TOLONG BERHENTI MERUSAKNYA!
Disini anda adalah deligasi negara-negara anda. Pengusaha, Anggota perhimpunan, wartawan atau politisi - tetapi sebenernya anda adalah ayah dan ibu, saudara laki" dan saudara perempuan, paman dan bibi - dan anda semua adalah anak dari seseorang.
Saya hanyalah seorang anak kecil, namun saya tahu bahwa kita semua adalah bagian dari sebuah keluarga besar, yang beranggotakan lebih dari 5 milyar, terdiri dari 30 juta rumpun dan kita semua berbagi udara, air dan tanah di planet yang sama - perbatasan dan pemerintahan tidak akan mengubah hal tersebut.
Saya Hanyalah seorang anak kecil namun begitu saya tahu bahwa kita semua menghadapi permasalahan yang sama dan kita seharusnya bersatu untuk tujuan yang sama.
Walaupun marah, namun saya tidak buta, dan walaupun takut, saya tidak ragu untuk memberitahukan dunia apa yang saya rasakan.
Di Negara saya, kami sangat banyak melakukan penyia-nyiaan, kami membeli sesuatu dan kemudian membuang nya, beli dan kemudian buang. walaupun begitu tetap saja negara" di utara tidak akan berbagi dengan mereka yang memerlukan.
Bahkan ketika kita memiliki lebih dari cukup, kita merasa takut untuk kehilangan sebagian kekayaan kita, kita takut untuk berbagi.
Di Kanada kami memiliki kehidupan yang nyaman, dengan sandang, pangan dan papan yang berkecukupan - kami memiliki jam tangan, sepeda, komputer dan perlengkapan televisi.
Dua hari yang lalu di Brazil sini, kami terkejut ketika kami menghabiskan waktu dengan anak" yang hidup di jalanan. Dan salah satu anak tersebut memberitahukan kepada kami: " Aku berharap aku kaya , dan jika Aku kaya, Aku akan memberikan anak" jalanan makanan, pakaian dan obat-obatan, tempat tinggal . dan Cinta dan Kasih sayang " .
Jika seorang anak yang berada dijalanan yang tidak memiliki apapun, bersedia untuk berbagi, mengapa kita yang memiliki segalanya masih begitu serakah?
Saya tidak dapat berhenti memikirkan bahwa anak" tersebut berusia sama dengan saya , bahwa tempat kelahiran anda dapat membuat perbedaan yang begitu besar. bahwa saya bisa saja menjadi salah satu dari anak" yang hidup di Favellas di Rio; saya bisa saja menjadi anak yang kelaparan di Somalia ; seorang korban perang timur tengah atau pengemis di India .
Saya hanyalah Seorang anak kecil namun saya tahu bahwa jika semua Uang yang dihabiskan untuk perang dipakai untuk mengurangi tingkat kemisikinan dan menemukan jawaban terhadap permasalahan alam, betapa indah jadinya dunia ini.
Di sekolah, bahkan di taman kanak-kanak anda mengajarkan kami untuk berbuat baik. Anda mengajarkan pada kami untuk tidak berkelahi dengan orang lain.
Mencari jalan keluar, membereskan kekacauan yang kita timbulkan.
Tidak menyakiti makhluk hidup lain, Berbagi dan tidak tamak..
Lalu mengapa anda kemudian melakukan hal yang anda ajarakan pada kami supaya tidak boleh dilakukan tersebut?
Jangan lupakan mengapa anda menghadiri Konfrensi ini. mengapa anda melakukan hal ini - kami adalah anak" anda semua , Anda sekalianlah yang memutuskan dunia seperti apa yang akan kami tinggali. Orang tua seharus nya dapat memberikan kenyamanan pada anak" mereka dengan mengatakan " Semuanya akan baik-baik saja ". 'kami melakukan yang terbaik yang dapat kami lakukan' dan ' ini bukanlah akhir dari segalanya'
Tetapi saya tidak merasa bahwa anda dapat mengatakan hal tersebut kepada kami lagi. Apakah kami bahkan ada dalam daftar prioritas anda semua?
Ayah saya selalu berkata ' kamu akan selalu dikenang karena perbuatan mu bukan oleh kata" mu '
Jadi, apa yang anda lakukan membuat saya menangis pada malam hari. kalian orang dewasa berkata bahwa kalian menyayangi kami.
Saya menantang A N D A , cobalah untuk mewujudkan kata" tersebut.
Sekian dan terima kasih atas perhatian nya.
Servern Cullis-Suzuki telah membungkam 1 ruang sidang Konfrensi PBB, membungkam seluruh Orang" penting dari seluruh dunia hanya dengan pidatonya, setelah pidato nya selesai serempak seluruh Orang yang hadir diruang pidato tersebut berdiri dan memberikan tepuk tangan yang meriah kepada anak berusia 12 tahun.
dan setelah itu ketua PBB mengatakan dalam pidato nya..
" Hari ini Saya merasa sangatlah Malu terhadap Diri saya sendiri karena saya baru saja disadarkan betapa penting na linkungan dan isi nya disekitar kita oleh Anak yang hanya berusia 12 tahun yang maju berdiri di mimbar ini tanpa selembar pun Naskah untuk berpidato, sedang kan saya maju membawa berlembar naskah yang telah dibuat oleh assisten saya kemarin… Saya ... tidak kita semua dikalahkan oleh anak yang berusia 12 tahun "
Cerita ini benar" terjadi dan pidato severn Cullis-Suzuki itu benar" pidato yang dikatakan nya dalam pidato tersebut tanpa dilebih" kan .
Apa yang anda dapat dari cerita tersebut?
* Tolong sebarkan e-mail ini ke semua orang yang anda kenal, bukan untuk mendapatkan nasib baik atau kesialan kalau tidak mengirimkan, tapi mari kita bersama-sama membuka mata semua orang di dunia bahwa bumi sekarang sedang dalam keadaan sekarat dan kita-lah manusia yang membuatnya seperti ini yang harus bertindak untuk mencegah kehancuran dunia.
Senin, 05 Oktober 2009
Salam
Hallo sobat-sabat ku , hampir 1 bulan saya tidak membuka apalagi entry data baru , karena kesibukan saya , mulai hari ini saya akan aktif kembali , tunggu ya berita - berita yang aktual , tentang kesehatan gigi , ide dan gagasan atau apapun yang sedang kami pikirkan .
Ok salam dari keluarga ku
bye
Ratna
Rabu, 02 September 2009
First Dental Visit
Kunjungan Pertama Ke Dokter Gigi
Kapan Anda pertama kali memeriksakan kesehatan gigi dan mulut ke dokter gigi? Ketika di bangku TK? Sekolah dasar? Atau sama sekali belum pernah? Lalu, bagaimana pendapat para ahli mengenai usia yang tepat untuk melakukan kunjungan ke dokter gigi? Simak paparannya berikut ini.
The American Academy of Pediatric Dentistry (AAPD) dan American Dental Association (ADA) merekomendasikan bahwa seorang anak sebaiknya melakukan kunjungan pertamanya ke dokter gigi tidak lebih dari usia 12 bulan ataupun ketika gigi pertama anak sudah erupsi yaitu sekitar usia 6 bulan, walaupun mungkin tidak ada kelainan atau penyakit sama sekali di dalam rongga mulut anak.
Tujuan dari rekomendasi ini adalah untuk mendeteksi dan mengendalikan berbagai kondisi patologi yang ada dalam rongga mulut, terutama penyakit gigi yaitu karies atau lubang gigi. Selain itu, rekomendasi ini juga merupakan usaha pemberian pendidikan preventif (pencegahan) dan dasar perawatan gigi anak untuk mendapatkan kesehatan mulut yang optimal.
Kunjungan dini ini juga akan memperkenalkan anak dengan lingkungan dokter gigi sehingga akan membantu anak untuk beradaptasi, dan lebih mudah bekerja sama dengan perawatan gigi nantinya.
Ada beberapa hal yang dilakukan dokter gigi pada kunjungan pertama anak untuk melakukan pemeriksaan gigi:
1. Review riwayat penyakit anak.
2. Memberikan respon terhadap pertanyaan dari orang tua atau pengasuh anak.
3. Diskusi mengenai:
- Cara merawat kesehatan rongga mulut anak.
- Penggunaan fluoride yang tepat untuk anak.
- Pengenalan bad oral habit, seperti menghisap jari.
- Apa saja yang diharapkan terjadi di dalam rongga mulut anak selama anak mengalami masa pertumbuhan dan perkembangan ke depannya.
- Hubungan antara diet dengan kesehatan rongga mulut.
4. Demonstrasikan cara membersihkan rongga mulut anak dan beri kesempatan pada orang tua atau pengasuh untuk mempraktekannya.
5. Memberikan aplikasi topikal fluor apabila anak memiliki resiko tinggi mengalami karies.
6. Memberikan anjuran kapan kunjungan berikutnya.
Biasanya pemeriksaan gigi pada bayi dan balita tidak dilakukan di kursi gigi,
1. Jangan ajak anak Anda ketika melakukan perawatan skeling untuk membersihkan karang gigi. Sebagian anak takut apabila melihat darah.
2. Jangan katakan perawatan gigi tidak sakit. Katakan saja kepada anak, bahwa gigi Anda terasa lebih enak dan nyaman setelah dilakukan perawatan.
3. Apabila anak Anda menanyakan Anda bagaimana cara gigi ditambal, katakan bahwa Anda tidak mengerti. Hanya dokter gigi Anda yang tahu caranya. Biasanya dokter gigi akan menceritakan proses penambalan gigi kepada anak dengan bahasa yang menarik sehingga anak tidak merasa takut.
4. Apabila Anda diizinkan menemani anak Anda untuk melakukan perawatan gigi, bersikaplah pasif. Biarkan dokter gigi Anda menciptakan hubungan yang baik dan memperoleh rasa percaya dari anak.
5. Jangan pernah jadikan kunjungan ke dokter gigi sebagai suatu hukuman atau suatu hal yang menakutkan. Misalnya apabila anak suka makan permen, jangan pernah takuti bahwa giginya akan disuntik oleh dokter gigi.
Kunjungan pertama ke dokter gigi dapat Anda lakukan di Balai Pengobatan Gigi di Puskesmas ataupun apabila Anda memiliki anggaran dana lebih dapat dilakukan di klinik dokter gigi spesialis kesehatan gigi anak (Sp. KGA).
terbitan Gigi sehat badan sehat 1 sept 2009
Selasa, 01 September 2009
Junc food
Health News Mon, 31 Aug 2009 10:00:00 WIB
Jakarta, Meskipun sudah banyak yang tahu bahwa junk food atau makanan sampah tidak baik untuk kesehatan, tapi masih banyak saja yang mengonsumsinya. Tidak heran, karena produsen makanan itu punya banyak cara untuk melancarkan bisnisnya. Apa saja?
Demi memasarkan produknya, banyak produsen junk food yang mengklaim produknya sebagai makanan bergizi dan sehat. Beberapa produsen pangan bahkan sudah memiliki produk yang populer dan pasar yang luas sehingga tidak mudah untuk dihentikan.
Dikutip dari US News, Jumat (28/8/2009), David Ludwig dan Marion Nestle, pakar nutrisi dari New York University sudah lama mengamati jejak para produsen junk food dan menemukan 10 rahasia yang disimpan para produsen tersebut yang tidak ingin diketahui konsumennya.
1. Produsen junk food menghabiskan triliunan uang untuk melakukan pemasaran produknya yang tidak sehat pada anak-anak.
2. Produsen yang menunjukkan studi-studi kesehatan yang mendukung produknya cenderung mengalihkan dan meminimalisir bahaya kesehatan produknya.
3. Produsen junk food tidak tanggung-tanggung membayar para pakar dan ahli nutrisi dengan dana besar untuk mendukung produknya.
4. Semakin banyak proses dan bervariasi jenis produk olahannya, semakin berkurang gizinya.
5. Produk yang banyak mengalami tahapan proses akan lebih membuat cepat lapar sehingga konsumen akan merasa kurang kenyang dan terpaksa membeli produk itu lagi.
6. Bahan-bahan yang tidak diperbolehkan digunakan dalam industri pangan masih tetap digunakan hanya dalam nama dan bentuk lain.
7. Klaim produk sehat pada label produk dapat dibuat dengan mudah dan tidak menjamin produk itu sehat.
8. Perbedaan klaim makanan bergizi oleh setiap produsen pangan sering membingungkan masyarakat.
9. Melalui jalur tertentu, produsen pangan memberikan dana khusus bagi organisasi, institusi atau grup anti kesehatan untuk tidak melakukan penentangan terhadap produknya.
10. Produsen pangan (junk food) selalu melakukan tindakan pembelaan diri yang agresif ketika ada kritik yang menyudutkannya.
Ada banyak cara yang dilakukan produsen-produsen junk food untuk menjual produknya, dan tanpa sepengetahuan Anda, makanan enak yang selama ini Anda makan hanya akan menjadi tumpukan sampah di dalam tubuh.
Hindari produk junk food yang banyak mengandung lemak dan kalori tinggi tapi rendah akan nutrisi. Berbagai proses pengolahan dalam industri mereka telah banyak menghilangkan nutrisi alami bahan pangan. Perbanyak konsumsi makanan-makanan dalam bentuk segar, direbus atau dikukus, dan rasakan perbedaannya di tubuh Anda.
Senin, 31 Agustus 2009
KISAH DI BIARA
Setiap menjelang dan saat suatu masa yang sering dianggap atau diperlakukan suci - bulan, minggu, atau hari - saya selalu mengingat peristiwa atau cerita atau orang yang suci atau kudus.
Dan setiap muncul masa itu, umpamanya Bulan Ramadhan, saya juga mengingat banyak orang yang berniat dan melakukan sesuatu yang baik, yang mulia, yang agung; berdoa, mencoba mencapai suasana tenang dan hening; berusaha memfitrahkan dirinya.
Keheningan, suasana doa, suasana sembahyangan, saya teringat akan kehidupan dan suasana di biara.
Saya beberapa kali tinggal di biara dalam waktu yang tidak lama. Tinggal untuk mencoba hidup dalam suasana yang lain dari yang biasa.
Setiap teringat biara, teringat suasana hening dan tenang. Teringat karena spiritualitas yang unik para biarawan yang memang sederhana dan syahdu.
Walaupun di kota cukup banyak biara, tapi tetap lebih menarik biara yang cukup jauh dari kota. Biara itu banyak berada di lokasi yang berhawa cukup dingin. Barangkali di samping agar suasana tenang, juga agar tidak memerlukan alat-alat elektronik pendingin ruangan.
Setiap berkunjung ke biara, saya perhatikan ruangan dan penempatan kursi-kursi. Ruangan tidak seperti biara tua di Eropa yang berlorong dan tinggi. Biara sudah cukup banyak yang seperti rumah biasa. Saya perhatikan juga pesawat televisi tidak ada yang berada di ruang tamu. Pesawat televisi tidak ada yang berada di ruang kerja, ruang studi, atau ruang tidur. Pesawat televisi hanya berada di tempat yang bisa semua berkumpul dan memang khusus untuk menonton televisi.
Di dinding kadang-kadang ada jadwal tetap, untuk menunjukkan pemanfaatan waktu setiap hari. Sepertinya jadwal itu hanya perlu untuk tamu atau penghuni yang baru, karena penghuni tetap sudah mengetahui semua jadwal tetap itu.
Yang menarik, jam tertentu setiap hari selalu ada waktu khusus sekitar satu sampai dengan dua jam, Silensium.
Silensium
Silensium berasal dari kata Latin - silēns, dan bahasa Inggris - silent. Jam-jam silensium adalah waktu yang digunakan setiap orang untuk melakukan pemeriksaan diri, barangkali berdoa, termenung, meditasi, duduk tenang, berdiam diri atau barangkali berangan-angan, atau mungkin saja mendengarkan suara alam, mendengarkan alam, mendengarkan suara hati sendiri, atau mendengarkan apa saja. Mendengarkan. Dan bukan suatu kebetulan jika huruf-huruf dalam kata silent sama persis dengan kata listen.
Cukup banyak pengalaman dan kisah di dan dari biara. Salah satunya adalah tentang masa-masa suci, suasana suci, dan orang-orang suci atau kudus.
Salah satu yang selalu saya ingat adalah kisah ini, berjudul 'Bisa Siapa Saja' **:
Bisa Siapa Saja
Pada suatu malam seorang asing yang misterius muncul di depan pintu sebuah biara yang sudah usang - sebuah biara yang dihuni setengah lusin biarawan tua yang saat itu sudah kehausan secara spiritual. Ketika para biarawan itu menyambut kedatangan sang tamu, mereka memperhatikan sebuah pancaran yang tidak biasanya pada orang itu. Tanpa berkata sepatah kata pun, mereka mengantarkan dia ke ruangannya.
Pada pagi hari berikutnya, para biarawan duduk bersama-sama dengan tamu mereka pada waktu sarapan pagi, mereka begitu ingin mendengarkan kata-kata bijaknya. "Semalam saya bermimpi," katanya. "Diberitahukan kepada saya bahwa salah satu dari kalian adalah orang kudus."
Para biarawan itu tercengang dan dalam keadaan bingung mereka saling berpandangan satu sama lain.
"Siapakah orang itu?" tanya salah seorang dari antara mereka.
"Itu adalah suatu hal yang tidak bisa saya beritahukan kepada Anda," jawab orang asing itu. "Anda sendirilah yang harus mengungkapkan hal itu." Lalu sama misteriusnya ketika dia datang, orang itu pun berangkat pergi.
Selama berminggu-minggu dan berbulan-bulan selanjutnya, para biarawan itu saling menjajaki satu sama lainnya dan masing-masing saling menatap mata rekannya lebih dalam. Mereka memperlakukan satu sama lainnya seolah-olah salah satu di antara mereka itu adalah orang kudus.
Lalu, sesuatu yang luar biasa mulai terjadi. Untuk pertama kalinya setelah selama bertahun-tahun, rasa senang dan apresiasi mulai mengisi ruangan-ruangan di biara itu. Sebuah perasaan akan penantian yang kuat menjadi semangat dari doa-doa yang dipanjatkan oleh para biarawan, kegiatan bersantap, dan juga dalam percakapan-percakapan mereka.
Akibatnya, orang-orang yang mengunjungi biara itu merasa lebih bahagia dan jumlah pengunjung dan ingin bergabung pun semakin bertambah. Hanya dalam jangka waktu beberapa tahun, biara itu hidup kembali dan ordo tersebut dilanjutkan oleh para biarawan baru yang mulai mengalami pencerahan jiwa.
Akhirnya, semua biarawan tua itu meninggal dunia tanpa pernah tahu siapa di antara mereka yang menjadi orang kudus.
Tidak masalah - mereka semua telah menjadi orang kudus.
:-)
Bisa Siapa Saja
Pada suatu malam seorang asing yang misterius muncul di depan pintu sebuah biara yang sudah usang - sebuah biara yang dihuni setengah lusin biarawan tua yang saat itu sudah kehausan secara spiritual. Ketika para biarawan itu menyambut kedatangan sang tamu, mereka memperhatikan sebuah pancaran yang tidak biasanya pada orang itu. Tanpa berkata sepatah kata pun, mereka mengantarkan dia ke ruangannya.
Pada pagi hari berikutnya, para biarawan duduk bersama-sama dengan tamu mereka pada waktu sarapan pagi, mereka begitu ingin mendengarkan kata-kata bijaknya. "Semalam saya bermimpi," katanya. "Diberitahukan kepada saya bahwa salah satu dari kalian adalah orang kudus."
Para biarawan itu tercengang dan dalam keadaan bingung mereka saling berpandangan satu sama lain.
"Siapakah orang itu?" tanya salah seorang dari antara mereka.
"Itu adalah suatu hal yang tidak bisa saya beritahukan kepada Anda," jawab orang asing itu. "Anda sendirilah yang harus mengungkapkan hal itu." Lalu sama misteriusnya ketika dia datang, orang itu pun berangkat pergi.
Selama berminggu-minggu dan berbulan-bulan selanjutnya, para biarawan itu saling menjajaki satu sama lainnya dan masing-masing saling menatap mata rekannya lebih dalam. Mereka memperlakukan satu sama lainnya seolah-olah salah satu di antara mereka itu adalah orang kudus.
Lalu, sesuatu yang luar biasa mulai terjadi. Untuk pertama kalinya setelah selama bertahun-tahun, rasa senang dan apresiasi mulai mengisi ruangan-ruangan di biara itu. Sebuah perasaan akan penantian yang kuat menjadi semangat dari doa-doa yang dipanjatkan oleh para biarawan, kegiatan bersantap, dan juga dalam percakapan-percakapan mereka.
Akibatnya, orang-orang yang mengunjungi biara itu merasa lebih bahagia dan jumlah pengunjung dan ingin bergabung pun semakin bertambah. Hanya dalam jangka waktu beberapa tahun, biara itu hidup kembali dan ordo tersebut dilanjutkan oleh para biarawan baru yang mulai mengalami pencerahan jiwa.
Akhirnya, semua biarawan tua itu meninggal dunia tanpa pernah tahu siapa di antara mereka yang menjadi orang kudus.
Tidak masalah - mereka semua telah menjadi orang kudus.
* Buat para sahabatku yang baik hati, "Selamat menunaikan ibadah puasa!"
** Cerita diambil dari buku Wisdom of the Heart, karya Alan Cohen
Rabu, 26 Agustus 2009
Bau Mulut
KOMPAS.com - Anda tak merasa ada yang salah, tapi entah mengapa, orang-orang secara perlahan menjauhi Anda. Tak jarang, mereka menutup hidung. Wah, pasti ada yang salah dengan napas. Sepertinya sudah membersihkan gigi seperti anjuran dokter, sering berkumur, dan membersihkan sela-sela gigi. Lalu, apa yang kurang? Berikut adalah hal-hal yang bisa menyebabkan mulut berbau tak sedap.
Obat-obatan. Air liur membentuk dan membersihkan mulut dari bakteri penyebab bau mulut. Namun, banyak obat-obatan, termasuk antidepresan, diuretik, bahkan aspirin, bisa membuat mulut kering.
Diet. Mulut yang tinggi protein atau produk-produk yang mengandung susu bisa membawa asam amino dalam jumlah banyak dan menjadi makanan untuk bakteri. Diet rendah kalori membantu membakar lemak, menghasilkan bau. Tahun lalu, peneliti menghubungkan bau mulut dengan obesitas, meski alasannya belum jelas.
Melewatkan sarapan. Selain memberikan manfaat yang baik untuk tubuh dan pikiran, sarapan juga membantu menstimulasi produksi air liur, sekaligus menghilangkan bakteri dari lidah. Namun, hindari makanan dengan ikan atau bawang.
Alkohol. Minuman beralkohol juga bisa menyebabkan mulut kering, menyebabkan bau mulut.
Bakteri. Umumnya, bakteri penyebab bau mulut bertengger di lidah. Mereka mengeluarkan gas setelah mengkonsumsi sisa makanan dan zat yang tersisa dari air liur. Mereka tumbuh berkali lipat di malam hari ketika kelenjar air liur melambat (penyebab bau mulut di pagi hari). Baru-baru ini, para peneliti menemukan, bahwa H.pylori, yang bertanggungjawab sebagai penyebab tukak lambung, bisa menyebabkan bau mulut dan penyakit gusi jika sampai bersarang di mulut.
Bernapas lewat mulut. Segala kondisi yang membuat mulut kering bisa menyebabkan bau mulut. Karena air liur membersihkan mulut dari bakteri-bakteri. Beberapa penyebabnya antara lain, mendengkur, asma, dan bernapas lewat mulut (menganga terlalu lama).
Penyakit. Napas yang berbau tidak sedap bisa menjadi pertanda sebuah penyakit. Misal, gagal ginjal bisa mencetuskan bau amis, sementara diabetes tak terkontrol memberikan aroma manis, seperti buah.
Infeksi saluran napas. Gigi dan gusi yang terinfeksi sudah diketahui sebagai penyebab utama bau mulut. Begitu pula dengan bronkitis, sinus, dan demam. Jaringan yang rusak memberikan makanan untuk bakteri yang menghasilkan bau tak sedap.
NAD
Sumber : aol
Kunjungan Pertama Ke Dokter Gigi